Selasa, 21 Juli 2009

FOKUS PADA KEKUATAN DAN KELEBIHAN ANDA

Dikisahkan, di suatu hari yang cerah ditemani matahari yang tersenyum menyinari pantai yang indah, banyak pengunjung yang menghabiskan waktunya melakukan berbagai aktivitas, berenang, berselancar, berjemur di bawah siraman cahaya matahari, duduk santai dan berjalan-jalan di tepi pantai.

Ada seorang pemuda yang berdiri di tepi pantai yang agak jauh dari kerumunan orang banyak, memandang jauh ke arah laut dengan ombaknya yang bergerak bagaikan menari-nari dengan lemah gemulai di atas permukaan laut.

Tidak lama kemudian, muncul seorang pria paruh baya yang berdiri tepat di sebelah pemuda tersebut, juga memandang kosong ke arah laut. Melihat pemuda di sebelahnya, ia bertanya, “Sendirian? Mengapa Anda tidak berenang? Kan tidak puas kalau ke pantai tidak berenang atau selancar”. “Saya ingin sekali melakukannya, tapi saya takut tenggelam karena saya tidak bisa berenang.” Jawab pemuda itu.

“Ohh, berenang itu sangat mudah, tidak dibutuhkan waktu lama untuk menjadi mahir.” Kata pria itu. Pemuda itu langsung berseri-seri, kemudian bertanya, “Apakah Anda bersedia memberitahu saya bagaimana caranya?” Pria itu mengangguk tanda setuju.

Pria itu pun mengajarinya dasar-dasar yang diperlukan. Ia mengajarkan cara bernapas, cara menggerakkan kaki dan tangan, berbagai macam gaya dalam berenang dan sebagainya. Tetapi yang ia ajarkan hanya sebatas teori, mereka tidak melakukannya langsung di laut. Dengan penuh semangat, pemuda itu mendengarkan nasihat dan melihat gerakan yang dilakukan pria itu, menganggapnya seorang yang ahli dalam berenang.

Tiba-tiba di kejauhan, terdengar teriakan minta tolong dari seorang wanita yang kelihatannya akan tenggelam. Pemuda itu pun kaget setengah mati dan gemetar. Ia ingin menolong, tetapi ia belum bisa berenang. Jika ia nekat menolong, sama saja dengan mengantar nyawa. Secepat kilat, ia pun meminta tolong kepada pria yang mengajarinya berenang untuk segera menolong wanita itu sebelum semuanya terlambat.

Tetapi pria itu tetap diam tak bergerak seperti patung. Pemuda itu terus memohon untuk segera memberikan pertolongan. Akan tetapi, pria itu terlihat pucat dan gemetar, kemudian menjawab, “Sebenarnya… sa… sa… saya juga tidak pandai berenang”.

Pesan kepada pembaca:

Memang kita harus mengakui bahwa tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Tidak ada seorang pun yang mampu menguasai semua hal yang ada. Setiap individu memiliki keunikan tersendiri dan kemampuan yang berbeda-beda. Setiap individu pasti memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tidak ada seorang pun yang tidak memiliki kekurangan. Sekali lagi, tidak ada manusia yang sempurna, tanpa cacat sedikit pun.

Tapi kebanyakan dari kita mungkin suka melebih-lebihkan siapa diri kita. Padahal apa yang kita katakan sebenarnya tidak benar sama sekali. Jika kita memiliki kekurangan, tidak apa-apa. Sayangnya, kebanyakan orang menutupi kekurangan mereka dengan berbohong dan mengumbar bahwa mereka mampu, padahal sebenarnya mereka tidak mampu. Mereka hanya ingin menunjukkan kepada orang lain bahwa mereka hebat.

Kita tidak harus malu dengan kekurangan dan ketidakmampuan kita. Kita bisa belajar dan berhasil jika kita benar-benar bertekad untuk itu, bukannya menutupinya. Dan juga jangan pernah membandingkan Anda dengan orang lain. Anda memiliki kelebihan yang mungkin tidak dimiliki orang lain dan begitu juga sebaliknya. Anda tidak perlu mengasihani diri sendiri karena kekurangan yang Anda miliki.

Yang perlu Anda fokuskan adalah kelebihan Anda yang akan mengantarkan Anda ke gerbang kesuksesan. Anda bisa belajar dari kelemahan Anda dan kemudian memperbaiki diri sambil terus mengasah kelebihan Anda sehingga menjadi setajam pisau yang siap mempersenjatai Anda menuju sukses yang Anda impikan.

Jangan berharap untuk menjadi sempurna, karena tidak ada yang sempurna. Harapkanlah untuk menjadi seorang yang senantiasa terus maju dan menjadi lebih baik, lebih baik dan lebih baik lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar